Rabu, 10 Oktober 2018

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Buka Rakernas LDII Tahun 2018 di Ponpes Minhaajurrosyidiin


Presiden Ir. H. Joko Widodo membuka rapat kerja nasional (Rakernas) LDII yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 Oktober 2018 bertempat di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Pondok Gede, Jakarta Timur. Dalam kunjungannya Presiden Ir. H. Joko Widodo juga di dampingi oleh Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal (Purn.) Moeldoko.

Presiden Ir. H. Joko Widodo tiba di lokasi acara sekitar pukul 10.00, yang kemudian langsung disambut meriah oleh ratusan santri pondok yang telah berbaris sambil membawa bendera merah putih dan kemudian disuguhkan pertunjukan seni pencak silat dari Persinas ASAD.

Dalam sambutannya ketua umum DPP LDII Prof. DR. Ir. KH. Abdullah Syam, M.Sc mengatakan bahwa dalam Rakernas LDII 2018 ini mengusung tema "LDII untuk Bangsa", dimana LDII berkomitmen untuk dapat berperan aktif dalam membantu pemerintah menjalankan program yang ada. Prof. DR. Ir. KH. Abdullah Syam, M.Sc melaporkan bahwa Rakernas LDII 2018 ini dihadiri sebanyak 1.500 pengurus LDII dari seluruh Indonesia, berasal dari seluruh tingkatan organisasi. Kehadiran jajaran pengurus organisasi LDII tersebut bertujuan untuk mendapatkan pengarahan secara langsung dari Presiden RI. Sehingga pengarahan dari Presiden Ir. H. Joko Widodo tersebut dapat digunakan oleh peserta Rakernas untuk menyusun program-program LDII kedepannya.

Usai menyampaikan  sambutannya Prof. DR. Ir. KH. Abdullah Syam, M.Sc kemudian menyerahkan cinderamata berupa dua buah buku yang diterbitkan oleh LDII yang berjudul "Buku Pedoman Ibadah Jilid 1 dan Jilid 2".

Presiden Ir. H. Joko Widodo dalam sambutannya mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang besar dengan populasi penduduk lebih dari 260 juta jiwa yang tersebar di 17.504 pulau, memiliki 514 kabupaten/kota dan 34 provisi. Indonesia juga di anugerahi oleh Allah sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, serta memiliki banyak keberagaman baik dari budaya, suku serta agama yang ada di dalamnya. Presiden Ir. H. Joko Widodo juga mengingatkan untuk selalu mewaspadai terkait penyebaran berita bohong / hoax yang sering beredar karena dapat meresahkan dan memecah belah masyarakat. Dalam era sekarang ini keterbukaan informasi sudah sangat mudah di akses oleh masyarakat untuk mendapatkan berita yang benar. Dengan mengusung tema "LDII untuk Bangsa" menurut Presiden Ir. H. Joko Widodo sudah tepat, dimana yang seharusnya dikembangkan adalah program dan ide positif untuk pembangunan bangsa. Presiden Ir. H. Joko Widodo mengatakan dalam kegiatan rutin kunjungannya ke daerah-daerah sering melihat patok penanda tempat kegiatan-kegiatan LDII, itu menunjukan bahwa warga LDII sudah sangat banyak dan tersebar dimana-mana. Dalam perkembangan teknologi LDII juga menjadi pelopor, seperti penggunaan panel listrik tenaga surya dan mikro hidro yang sudah dikembangkan di pondok-pondok pesantren binaan LDII. LDII juga terus berperan aktif dalam pembinaan pengembangan digital ekonomi syariah.

Dengan terselenggaranya Rakernas LDII tahun 2018 ini diharapkan dapat menghasilkan gagasan serta program kerja positif yang dapat digunakan sebagai rekomendasi kepada pemerintah dalam pembangunan bangsa. Serta dapat dilaksanakan oleh seluruh warga LDII yang tersebar diseluruh provinsi dan kabupaten di Indonesia.

Pewarta : Abdillah Irsyad El Nur

2 komentar:

  1. Semoga tambah maju, inovasinya juga semakin berkembang....

    BalasHapus
  2. Terimakasih Bapak Joko Widodo sudah berkenan hadir di Rakernas LDII 2018

    BalasHapus